6 Kandungan dalam Menu Sarapan Sehat untuk Diet

Menu Sarapan Sehat untuk Diet

Menu Sarapan Sehat untuk Diet – Setiap wanita pasti menginginkan tubuh yang ideal dan sehat. Tidak hanya menunjang kepercayaan diri saja, tubuh ideal dan sehat juga mampu mendukung tenaga mereka dalam menjalani berbagai aktifitas. Tidak heran, banyak kaum hawa yang mulai melakukan program diet demi mendapatkan tubuh yang proporsional dan sehat.

Program diet tidak serta merta mengontrol jumlah porsi makan saja, lebih dari itu, diet yang sehat juga harus memperhatikan jenis dan kandungan makanan pada menu dan sarapan sehari-hari. Dengan begitu, program diet menurunkan berat badan yang mereka jalankan akan mendapat hasil yang lebih maksimal.

Lantas, bagaimana sih menu sarapan untuk diet sehat yang menurunkan berat badan itu? Kali ini kita akan membahasnya satu persatu. Menu sarapan yang sehat untuk menurunkan berat badan adalah menu yang mengandung kalori, karbohidrat, protein dan lemak sehat yang seimbang.

Kandungan dalam menu sehat tersebut beguna untuk membakar lemak dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, Anda tidak akan mudah merasa lapar, sehingga porsi makan pun dapat lebih terkontrol dengan baik. Mengapa menu diet sehat kita harus mengandung menu tersebut dan bagaimana cara kita mengaturnya? Mari kita bahas.

1. Kalori

Kalori merupakan zat yang berfungsi sebagai sumber tenaga. Idealnya tubuh membutuhkan kurang lebih antara 300 hingga 400 kalori dalam satu menu sarapan yang kita konsumsi. Apabila Anda mencoba untuk menurunkan berat badan, sebaiknya Anda mulai mengatur kosumsi kalori sebanyak 300 hingga 350 saja.

Agar berat badan tetap ideal dan terjaga, ada baiknya Anda tidak mengkonsumsi kalori di atas angka batas tersebut. Apa saja makanan yang memiliki kandungan kalori yang bisa dikonsumsi sebagai menu sarapan diet sehat?

Anda bisa memilih buah pisang, sereal, telur, beras merah dan oat. Atau Anda juga bisa mengkonsumsi sayuran bertepung seperti brokoli dengan menjadikannya jus.

2. Karbohidrat

Normalnya, tubuh manusia memerlukan 45 hingga 55 persen kalori. Dimana jumlah tersebut berfungsi sebagai sumber tenaga ketika melakukan aktifitas. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Anda bisa mendapatkannya dari beras merah, biji-bijian, gandum, buah-buahan dan sayuran.

3. Protein

Untuk porsi protein sendiri, tubuh membutuhkan sekitar 15 hingga 20 persen dari jumlah kalori yang dibutuhkan. Perhitungan tersebut adalah perhitungan proporsional untuk mendapatkan tubuh yang tidak hanya ideal, namun juga sehat.

Sumber protein bisa didapatkan dari beberapa sumber makanan seperti telur, susu, susu kedelai, kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan. Protein juga berperan penting dalam menjaga rasa kenyang pada tubuh lebih lama. Sehingga porsi makan Anda pun dapat lebih terjaga.

4. Lemak

Mungkin bagi wanita, lemak adalah musuh terbesar. Bagaimana tidak, lemak yang berlebih dapat mengganggu penampilan dan kepercayaan diri mereka. Namun, anggapan ini tentu salah, lemak tidak sepenuhnya buruk, lemak juga memiliki peranan penting. Yang harus diperhatikan adalah kadar lemak berlebih pada tubuh, bukan pada lemaknya.

Tubuh membutuhkan lemak sekitar 10 hingga 15 gram. Jumlah tersebut mencukupi sekitar 30 hingga 35 persen dari jumlah total kalori sarapan yang kita konsumsi.

Yang perlu diingat, bukan tidak boleh mengkonsumsi lemak, namun menjaga jumlah kandungan lemak dari makanan yang kita konsumsi. Untuk mendapat asupan lemak, Anda bisa mengkonsumsi makanan seperti daging, mentega, ikan, atau keju.

Untuk kebutuhan lemak nabati yang lebih sehat, Anda bisa mendapatkannya dari minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian dan buah alpukat.

5. Serat

Serat yang kurang bisa mengganggu sistem pencernaan. Untuk itu, tubuh membutuhkan kita 25% serat dari kebutuhan total harian sarapan yang kita konsumsi pada pagi harinya.

Sumber serat yang baik bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi sarapan sehat seperti sayuran hijau, apel, buah pir dan jenis buah berry. Biji-bijian seperti biji bunga matahari, beras merah dan jenis kacang-kacangan juga dapat menjadi sumber serat yang baik bagi tubuh.

6. Gula

Gula dapat menjadi energy booster untuk aktiftas kita. Namun, gula yang dimaksud bukan berarti pada jenis gula pasir, melainkan gula alami yang bisa didapatkan dari buah-buahan seperti, pisang, apel, strawberry, mangga dan jeruk.

Alternatif lainnya, Anda bisa menggunakan madu alami. Selain lebih aman, madu juga dapat dikombinasikan dengan berbagai makanan, sehingga sangat cocok sebagai alternatif pengganti gula.

Bukan hanya menu sarapan, mengatur waktu sarapan pun tak kalah pentingnya, khususnya saat sarapan pagi. Waktu terbaik memulai sarapan adalah 30 hingga 60 menit setelah Anda bangun tidur. Walaupun kadang kita masih merasa malas atau belum nafsu untuk makan, Anda bisa membagi menjadi dua sesi sarapan.

Pertama dengan minum air putih ataupun jus buah segar. Setelah itu, Anda bisa sarapan kedua dengan mengkonsumsi buah-buahan segar, telur, atau nasi. Pastikan porsinya juga seimbang, jangan terlalu banyak dan jangan pula terlalu sedikit.

Contoh Menu Sarapan Sehat untuk Diet

Oats dengan Buah dan Kacang

Oats mengandung banyak serat dan protein, bahkan lebih dari gandum asli. Wajar saja jika oats dapat menjadi pilihan yang baik untuk menu sarapan diet dan sehat untuk Anda.

Anda bisa mengolahya dengan cara memasak satu setengah cangkir oat dengan air dan susu kedelai sebagai pemanis alaminya. Sedangkan variasi topping-nya bisa dengan buah-buahan segar seperti berry, kenari yang telah dipotong dan sirup mapel.

Dengan mengkonsumsi menu sarapan sehat ini, maka jumlah kandungan kalori yang terpenuhi adalah sebanyak 328, lemak sebanyak 9,7 gram, lemak jenuh 1 gram, karbohidrat 51,1 gram, serat 7,2 gram, gula 16,6 gram, serta protein 11,8 gram.

Nah itulah salah satu menu sarapan untuk diet sehat yang bisa Anda pilih. Menjalankan diet boleh-boleh saja, namun bukan berarti harus mengurangi porsi makanmu secara ekstrim. Hal terpenting adalah mengatur pola dan asupan secara seimbang. Jadi, menu apa yang ingin Anda pilih untuk diet?

Leave a Reply