Meningkatkan Trafik Website dengan Digital Marketing

Meningkatkan Trafik Website dengan Digital Marketing

Meningkatkan Trafik Website dengan Digital Marketing – Dalam pemasaran digital, meningkatkan trafik website adalah tujuan utamanya. Untuk memaksimalkan hal itu, yang Anda harus lakukan adalah meningkatkan peran setiap lini digital marketing Anda.

Walaupun tujuan utamanya sama, yaitu meningkatkan awareness dan trafik pengunjung, namun fungsi dari setiap lini berbeda-beda. Bagaimana cara meningkatkan trafik website dari setiap lini digital marketing, berikut ulasannya.

1. Meningkatkan Trafik Website dengan SEO

Bagaimana hasil yang Anda dapatkan jika website Anda tampil di halaman pertama search engine Google? Sudah pasti banyak pengunjung yang datang ke website Anda. Tetapi, meningkatkan trafik website dengan SEO tentu tidak mudah. Dalam persaingan high keyword, bertengger di posisi tersebut membutuhkan waktu dan usaha yang cukup besar.

Lantas, kenapa SEO harus dilakukan? Pertama, SEO adalah salah satu cara meningkatkan trafik website secara organik. Lantas apa keunggulannya? SEO berbeda dengan SEM, SEO dapat dilakukan dengan biaya 0 Rupiah alias gratis. Apakah 100% gratis?

Seperti halnya prinsip ekonomi, semakin besar iklan yang Anda tangkap, semakin besar umpan yang harus Anda keluarkan. Jika Anda ingin meningkatkan trafik website dengan SEO secara maksimal, tentu akan Ada biaya tambahan yang harus Anda keluarkan. Biaya ini seperti tools dan software premier, hosting dan domain untuk web support, membeli artikel, bahkan hingga menyewa tenaga profesional.

Jika Anda ingin menerapkan SEO secara mandiri, saya rasa itu lebih baik. Sebagai seorang tenaga pemasar, tentu semua butuh proses. Banyak sekali artikel dan video tutorial yang ada di website ataupun di Youtube untuk Anda mempelajari SEO. Hal yang unik dari SEO yaitu tidak adanya barometer yang pasti. Ada banyak faktor yang dinilai dari search engine Google. Walaupun demikian, meningkatkan trafik website dengan SEO tentulah sangat penting.

1.1. Memaksimalkan SEO On Page

SEO on page adalah optimasi yang dilakukan dengan memaksimalkan struktur dan konten di dalam website. Optimasi ini dilakukan untuk membantu memudahkan mesin pencari menemukan website dan memahami informasi konten Anda secara general.

Dengan begitu, mesin pencari akan merekomendasikan website Anda di halaman pertama. Secara tidak langsung, pengunjung akan memilih meng-klik website Anda yang kala itu tampil di halaman pertama. Kemudian, pengunjung pun akan diarahkan ke halaman website Anda. Semakin banyak pengunjung, tentu juga akan meningkatkan trafik website Anda.

1.1.1. Maksimalkan Judul Artikel

Judul tidak hanya harus menarik, namun juga harus memiliki kata kunci yang Anda bidik. Jika Anda berada di sebuah toko buku, kemudian Anda mencari sebuah buku tanpa mengetahui apa judulnya, tentu tidak mungkin buku tersebut dapat Anda temukan. Sama halnya seperti Google. Judul yang Anda buat akan menjadi rekomendasi bagi Google untuk ditampilkan di halaman pertama. Maka dari itu, judul harus menarik dan memiliki keyword.

1.1.2. Maksimalkan Gambar dengan Alt Image

Bisa dipastikan Alt image sering sekali terlupakan. Walaupun banyak yang menganggap Alt image kurang begitu penting, namun bukan berarti proses ini dilewatkan begitu saja. Mesin pencari tentu tidak dapat membaca atau melihat konten berjenis gambar. Darimana Google tahu? Tentu dari nama gambar dan Alt image yang Anda berikan.

Untuk itu, Alt image juga membantu halaman website Anda mudah ditemukan Google. Bagaimana penamaan yang yang tepat itu? Pertama dengan menuliskan nama file gambar sesuai dengan keyword yang Anda bidik. Dengan kata lain, keyword harus ada di dalam nama gambar.

Ketika Anda membidik keyword “meningkatkan trafik website”. Anda bisa berinama dengan nama file yang sama, yaitu: “meningkatkan trafik website”, atau Anda pun bisa memberikan nama dengan keyword turunan.

1.1.3. Memaksimalkan Konten untuk SEO On Page

Konten atau isi artikel juga sangat menentukan peringkat website Anda di mata mesin pencari. Bayangkan, saat Anda mencari info tentang apartemen di Bintaro. Anda yang tadinya hanya ingin mencari info tentang apartemen di Bintaro justru menemukan informasi yang lebih lengkap dari apa yang Anda harapkan.

Bagaimana perasaan Anda? Terbantu kah Anda dengan informasi itu? Google secara khusus memang mengutamakan konten yang lengkap dan relevan. Lengkap juga tidak harus memaksakan Anda menulis hingga 2000 kata. Terlalu banyak malah membuat pembaca bosan. Usahakan Anda menulis artikel diantara 500 – 1000 kata.

Salah satu contohnya adalah konten yang di tampilkan Rukamen.com. Saat Anda memasukan keyword “daftar apartemen di Bintaro”, Anda tidak hanya menemukan info mengenai daftar apartemen di Bintaro saja, tapi juga informasi tentang pusat perbelanjaan yang ada di sekitar apartemen di Bintaro. Hal ini tentu akan sangat membantu Anda yang kala itu ingin mencari apartemen di kawasan tersebut.

1.1.4. Meta Deskripsi untuk On Page

Deskripsi adalah informasi dari meta description yang akan tampil di search engine Google. Bagi Anda pengguna wordpress, pasti tidak asing dengan plugin SEO YOAST. Plugin ini akan memudahkan Anda memasukan meta description yang hendak Anda tampilkan di mesin pencari.

Meta description memang tidak secara pasti berpengaruh meningkatkan trafik website Anda, namun meta deskription akan memudahkan pengguna mengetahui informasi secara umum tentang website. Meta description yang menarik juga mempengaruhi website Anda di kunjungi.

Meta Deskripsi untuk WordPress

Untuk pengguna wordpress dengan hosting, Anda bisa menginstal Yoast dengan cara memilih plugin >> add plugin >> masukan Yoast di kolom serach >> aktifkan.

Buat deskripsi dengan semenarik mungkin. Perhatikan jumlah kata dalam deskripsi tersebut. Usahakan tidak lebih dari 150 karakter. Ditakutkan akan terpustus jika lebih dari itu.

Meta Deskripsi untuk Blogspot

Bagaimana cara memasukan meta description di blogger? Caranya cukup dengan mengisi deskripsi di sebelah kanan bawah dasbor postingan.

1.1.5. Memaksimalkan URL dan Link

URL artikel juga turut berpengaruh. Misalkan Anda membidik keyword daftar apartemen di Jakarta, tentu link yang baik akan memiliki kata kunci yang terselip di dalamnya.

Contoh yang tepat adalah seperti berikut: https://www.rukamen.com/apartemen-di-Jakarta-Selatan.

Link Internal

Link internal adalah link yang terdapat di artikel dan mengarah ke artikel lain di website yang sama. Bisa dikatakan internal link merupakan link yang terhubung dengan artikel lain.

Link Keluar/Outbound Link

Perhatikan juga peran link keluar atau outbound link. Link keluar juga membantu meningkatkan SEO on page Anda. Contohnya ketika Anda membahas “makanan khas daerah Sumatra Barat”, Anda bisa mengirimkan link keluar tentang daerah Sumatra Barat. Anda bisa berikan link ke wikipedia atau situs pemerintahan daerah Sumatra Barat.

Pemberian link keluar juga memudahkan search enggine melihat relevansi dan pembahasan artikel yang Anda buat. Namun, pastikan link yang Anda berikat hanya untuk website terpercaya dan tidak sembarangan.

1.2. Bagaimana dengan SEO Off Page?

Pembahasan ini akan saya lanjutkan nanti, namun ada baiknya sebelum melakukan SEO off page, Anda harus sudah melakukan optimasi on page. SEO akan kurang maksimal bahkan tidak berpengaruh jika on page belum dilakukan. Untuk itu, sebelum berencana meningkatkan trafik website dengan off page, lakukan optimasi on page dahulu.

2. Meningkatkan Trafik Website dengan Email Marketing

Email marketing adalah salah satu cara pemasaran digital sekaligus meningkatkan trafik website Anda dengan memanfaatkan email atau surat elektronik. Pernahkah Anda mendapatkan email penawaran produk? Misalkan ketika Anda mendaftar di Bukalapak.com, setelah melakukan pendaftaran, Anda sering mendapat penawaran harga atau info promo terbaru? Ya, itulah email marketing.

Email marketing cocok bagi Anda yang ingin menawarkan produk atau mencari reseller yang menjual produk Anda kembali. Untuk bisa melakukan email marketing Anda harus memiliki daftar list email pengunjung atau calon konsumen terlebih dahulu.

Untuk itu, biasanya sebuah website jual beli akan menyediakan subscribe atau daftar login untuk menghimpun daftar list pengunjungnya. Dari list data subscribe yang telah Anda dapatkan, Anda bisa blast menggunakan email marketing.

2.1. Cara Menulis Konten Email Marketing

Pada kesempatan ini kita akan membahas cara penulisan email marketing, bukan bagaimana cara menggunakan software email marketing. Untuk software sendiri, umumnya para pemasar digital menggunakan MailChimp.

Kembali ke pembahasan kali ini. Email marketing dapat menjadi salah satu alternatif bagi Anda untuk meningkatkan trafik website. Menggunakan email marketing tentu juga berkaitan dengan kegiatan copywriting, bahkan keduanya saling berhubungan.

Email marketing adalah media pemasarannya dan copywriting adalah cara menulis konten atau isi pesannya. Untuk itu, sebaiknya Anda mengetahui juga bagaimana copywriter membuat iklan dengan kalimat persuasif.

Tidak peduli seorang pengalaman ataupun pemula, terkadang email marketing yang dilakukan seorang pemasar pasti pernah keliru, termasuk saya. Bahkan terkesan sebagai spamming. Lantas, bagaimana cara membuat konten atau isi email marketing?

2.1.1. Kenali Audiens Email Marketing Anda

Bayangkan jika Anda memiliki banyak kategori audiens di daftar email. Tentu akan sulit menargetkannya jika kategori audiens masih sangat luas. Maka, sebaiknya persempit terlebih dahulu kriteria target marketing Anda.

Perkirakan tentang persentase kriteria dominan dari daftar email Anda. Perkirakan juga apa saja yang diinginkan dengan kriteria tersebut.

Cari tahu apa yang paling diminati? Berapa usia mereka? Produk atau jasa apa yang pernah mereka beli dari Anda sebelumnya?

Semakin banyak Anda tahu tentang audiens, maka Anda dapat membuat konten email marketing dengan lebih tertarget dan relevan dengan apa yang Anda tuju.

2.1.2.Pahami Produk yang Anda Jual

Sebagai penjual, Anda harus mengetahui beberapa jawaban dari pertanyaan berikut:
Mengapa pelanggan harus membeli produk atau jasa Anda? Apa untungnya bagi mereka? Mengapa produk Anda lebih baik dari yang lain? Apa yang membedakan produk Anda dengan kompetitor Anda?

Jawaban tersebut akan menjadi pedoman dasar untuk memahami karakter dan keputusan calon konsumen membeli produk Anda.

2.1.3. Lakukan Promosi yang Unik

Semakin unik penawaran yang Anda berikan, semakin besar kesempatan Anda mendapatkan perhatian konsumen.
Pemasaran yang unik adalah promosi yang menawarkan “sesuatu yang kompetitor Anda tidak tawarkan.”

2.1.4. Perjelas Tujuan Anda

Apa tujuan dari email marketing Anda? Apa yang ingin Anda dapatkan dari email marketing tersebut? Anda harus spesifik mengenai hal ini.

Sebelum Anda menulis konten marketing, tentukan apa tujuan Anda. Untuk menginformasikan produk terbaru? penawaran promo? Atau rebranding?

Jika jawaban masih belum spesifik, tentu tujuan Anda tidak akan konsisten.

2.1.5. Subjek Pesan Email Harus Menarik

Buatlah subjek yang menarik, sehingga ketika audiens mendapatkan email dari Anda, ia akan membukanya. Anda harus dapat meyakinkan pembaca bahwa mereka benar-benar perlu untuk membuka email Anda.

Gunakan kata-kata yang menarik perhatian pembaca. Anda dapat menampilkan pesan mengenai keuntungan apa saja yang mereka akan dapatkan. Sebaiknya gunakan 50 karakter atau kurang, termasuk spasi.

2.1.6. Judul Email Ditulis dengan Font Besar

Jika baris subjek bertujuan agar audiens membuka email, maka judul bertujuan membuat mereka membacanya lebih lanjut.

2.1.7. Jangan Menggunakan Kalimat Pasif

Jangan menggunakan kalimat pasif. Kalimat pasif terlihat melemahkan isi pesan Anda. Berikut ini contoh yang membantu Anda melihat perbedaannya: “Perusahaan kami layak dipilih untuk menerima penghargaan” bandingkan dengan “Perusahaan kami layak mendapat penghargaan”.

2.1.8. Manfaatkan Testimoni dari Pelanggan Besar

Apakah Anda memiliki testimoni dari pelanggan besar? Jika ya, Anda dapat memasukkannya ke dalam email marketing Anda.

Sebuah testimoni dapat meyakinkan konsumen dan meningkatkan kredibilitas produk Anda. Hal ini akan membuat Anda dipercaya. Tulis nama mereka, apa kota atau negara mereka tinggal dan jika mereka mengizinkan, tampilkan juga foto mereka.

Dengan email marketing, pengunjung yang tertarik pada produk Anda. Mereka pun akan meng-klik penawaran yang Anda kirimkan. Secara tidak langsung, kedatangan mereka akan meningkatkan trafik website Anda. Jika penawaran Anda cukup menarik bagi mereka, peluang terjadinya transaksi atau pembelian akan semakin besar.

Bagaimana email marketing yang Anda lakukan sebelumnya? Anda yakin tidak ada kesalahan dan bukan mengarah kepada kegiatan spamming? Periksa kembali sekarang!

3. Meningkatkan Trafik Website dengan Sosial Media

Setiap tahunnya, pengguna sosial media semakin tumbuh dan berkembang. Jenis variasi media sosial juga semakin banyak. Besarnya jumlah pengguna saat ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan trafik website Anda.

Bagaimana caranya? Buatlah konten menarik dan arahkan link tersebut menuju website Anda. Saya lebih menyukai sosial media Facebook dan Instagram untuk mendatangkan trafik ke website. Keduanya memiliki basis pengguna yang sangat besar, khususnya di Indonesia.

3.1. Memaksimalkan Sosial Media Facebook

Facebook adalah sosial media yang populer untuk kegiatan pemasaran dan membangun awareness produk. Terlepas dari itu, ternyata masih ada beberapa kekeliruan yang sering dilakukan para pemasar di Facebook. Khususnya saat membuat konten. Bahkan, kesalahan ini mereka tidak sadari sepenuhnya. Padahal, Facebook bisa menjadi sosial media yang mampu meningkatkan trafik website Anda.

Tidak seperti media konvensional, pemasaran dengan sosial media Facebook jelas memiliki banyak keunggulan. Sosial media seperti Facebook pada praktiknya lebih ditujukan bagi Anda yang ingin membangun awareness produk, mendapat feedback dan membangun komunitas konsumen Anda.

Jika tujuan Anda ingin meningkatkan transaksi, Facebook bukanlah pilihan yang tepat. Kenapa? Karena pengguna Facebook lebih berorientasi pada kegiatan entertain atau hiburan. Mereka bukan mencari informasi tentang produk atau jasa. Lantas bagaimana membuat konten di Facebook yang mampu meningkatkan trafik website Anda?

3.1.1. Fokuskan Konten Facebook pada Kualitas Bukan Kuantitas

Tips membuat konten Facebook yang pertama adalah dengan berfokus pada kualitas konten. Jika Anda berpendapat dengan membuat banyak konten akan membuat produk Anda lebih dikenal, tentu pemikiran ini keliru.

Kesuksesan sebuah konten Facebook tidak ditentukan dari jumlah kuantitasnya, melainkan bagaimana kualitas konten dapat menyentuh dan memberikan pengaruh kepada target market Anda.

Jika Anda lebih fokus pada kualitas konten, maka setiap kiriman yang Anda buat di wall Facebook, lebih memiliki peluang untuk diklik, dan secara tidak langsung kedatangan pengunjung yang tertarik dengan konten Anda akan membantu mengingkatkan trafik website Anda.

3.1.2. Buat Konten Facebook yang Menarik

Tips konten Facebook kedua lebih kepada kreatifitas konten yang Anda buat. Banyak sekali pemasar yang membuat konten Facebook dengan tulisan atau media visual yang bisa-biasa saja, bahkan cenderung membosankan.

Karakter masyarakat Indonesia yang sangat menyukai informasi dan hal-hal yang lucu seharusnya dapat kita manfaatkan. Itulah mengapa video lucu atau komedi di Youtube lebih banyak ditonton dibanding dengan jenis video lainnya.

Hal selanjutnya adalah emosional. Orang indonesia dikenal dengan rasa simpati dan empati yang cukup tinggi. Banyak sekali iklan yang sukses mengusung konsep storytelling di TV. Lantas, kenapa kita tidak mencobanya untuk konten Facebook kita?

3.1.3. Lakukan Soft Selling pada Konten Facebook

Selanjutnya dengan melakukan soft selling. Kesalahan pemasar pada umumnya adalah penyajian konten yang terkesan berjualan. Menampilkan konten seperti itu memang bukanlah hal yang salah. Namun, Facebook adalah media sosial, mereka yang bermain Facebook tentu ingin berinteraksi dan mencari hiburan.

Bukan sebuah kesalahan jika Anda mengiklankan siapa Anda dan apa produk Anda. Hanya saja, buatlah iklan Anda seolah-olah sebagai informasi atau solusi.

Ketika mereka menyukai konten Anda, bukan hanya akan meningkatkan trafik website saja, tetapi juga membantu Anda membuat komunitas konsumen Anda sendiri.

3.2. Memaksimalkan Sosial Media Instagram

Semakin besarnya penggunaan Instagram saat ini, tentu dapat menjadi salah satu cara mempromosikan produk dan meningkatkan trafik website Anda. Semakin bertambahnya jumlah pengguna Instagram di Indonesia, juga tidak boleh kita pandang sebelah mata. Apalagi jika nice market yang Anda tuju adalah remaja dan usia muda.

Instagram memang tidak memungkinkan kita menaruh link aktif. Namun, bukan berarti kita tidak melakukan apa-apa. Apa saja yang bisa kita manfaatkan?

#Home link (link aktif) – #Sortlink (bukan link aktif) – #Hashtags.

Lalu, bagaimana cara membuat konten promosi di Instagram?

3.2.1. Niche Konten yang Sesuai Target Market

Cara memaksimalkan konten di Instagram yang pertama adalah dengan membuat niche konten yang sesuai dengan target market yang Anda tuju. Ada baiknya Anda baca dulu apa pengertian content (konten) itu sendiri. Jika sudah, lakukan spesifikasi terlebih dahulu pada kriteria target market yang dituju.

Tentukan berdasarkan kriteria usia, gender, status pendidikan, range daya beli dan lainnya. Secara garis besar, lakukan spesifikasi berdasarkan demografis, geografis, maupun psikografis.

Untuk kontennya sendiri, Anda dapat menggunakan konten yang bersifat informatif dan menghibur. Konten-konten tersebut paling disukai market usia muda dan sangat mudah sekali viral, bahkan mendapat banyak like.

Jangan lupa, berikan konten yang melibatkan followers untuk berinteraksi. Buat mereka merasa lebih dekat dengan konten yang mengajak dan saling share pendapat.

3.2.2. Sajikan Konten yang Unik

Agar brand mudah dikenal, buatlah konten yang unik. Konten yang unik adalah konten yang dikemas secara berbeda dibanding kompetitor. Misalnya, Anda menjual sepatu olahraga, Anda bisa share info seputar komposisi warna yang match antara sepatu olahraga dan warna pakaian.

Dengan begitu, konten yang disajikan bukan hanya memberi info seputar kegiatan berolahraga saja, tapi juga fashion. Hal lain yang harus diperhatikan sebelum melakuan posting, yaitu pastikan kualitas dan resolusi gambar yang baik.

3.2.3. Selingi dengan Konten Kuis

Konten kuis dapat menjadi pilihan cara promosi di Instagram. Jenis konten kuis lebih ditujukan untuk menarik engagement. Walaupun hadiahnya hanya sebuah cindramata, namun akan ada kesenangan tersendiri ketika mereka berhasil memenangkan kuis tersebut. Kepuasan inilah yang menjadi daya tarik untuk membangun interaksi dan partisipasi audiens.

3.2.4. Fokuskan pada Gambar Produk

Banyak orang yang menyukai foto produk tanpa harus menampilkan model. Sebagai sosial media yang berfokus pada gambar, tentu kekuatan utamanya adalah gambar itu sendiri. Buatlah niche market dapat terfokus pada produk, bukan pada modelnya.

3.2.5. Tampilkan Konten Testimoni

Walaupun konten foto lebih menarik, namun jangan lupakan testimoni. Konten jenis ini diyakini mampu meningkatkan kredibilitas dan nilai Anda sebagai penjual.

4. Meningkatkan Trafik Website dengan SEM

Salah satu cara untuk memaksimalkan strategi pemasaran secara online adalah dengan SEM. SEM sendiri digunakan oleh para pengiklan untuk meningkatkan trafik website secara cepat. Salah satu contoh SEM adalah Google AdWord Search.

Berbicara Google AdWord Search, pasti berhubungan pula dengan proses meningkatkan trafik website. Kenapa? Karena trafik pengunjung yang melimpah memiliki peluang lebih besar untuk dikonversi menjadi konsumen.

Berbeda jika Anda memanfaatkan SEO, tentu butuh waktu lama agar website Anda ada di halaman pertama Google. Tapi apa kompensasinya? Tidak ada biaya yang harus Anda keluarkan.

4.1. Pengertian Google AdWords

Google AdWords adalah layanan advertising yang dikeluarkan oleh Google. Kenapa harus menggunakan Google AdWords? Karena saat ini Google adalah search engine (mesin pencari) dengan pengguna terbesar nomor satu. Ketika Anda mencari sebuah informasi, pasti hal pertama yang akan Anda lakukan adalah membuka Google, bukan begitu? Tentu besarnya pengguna Google saat ini dapat membantu Anda menjangkau target market yang lebih luas.

4.2. Bagaimana Cara Kerja Google AdWords?

Google AdWords akan membantu Anda menempatkan iklan atau keyword tertentu berada ditempat strategis dan terjangkau oleh mata pengunjung. Ketika pengunjung memasukan keyword tertentu dan Anda pun sudah melakukan setting keyword iklan di Google AdWords, maka iklan produk Anda akan berada di posisi atas. Posisi-posisi tersebut tentu lebih berpotensi untuk diklik oleh pengunjung, dan secara otomatis, mereka akan dibawa ke website Anda.

4.3. Memilih Keyword Google Adwords

Mungkin itulah dilema yang dirasakan para pengusaha kecil dan menengah saat ini. Banyak pengusaha yang kurang yakin akan berhasil jika bermain di sektor pemasaran digital saat ini.

Hal ini karena banyaknya pemain dan perusahaan besar yang sudah menguasai market mereka. Secara tidak langsung, tentu hal ini mengakibatkan adanya monopoli keyword pemain besar tadi. Memang, hal ini dapat menjadi ketakutan tersendiri, namun tidak lantas Anda mengambil kesimpulan akan kalah saing bukan? Berikut ini cara memilih keyword saat menggunakan Google AdWords:

4.3.1. Memilih Keyword Adwords Call to Action

Sebelum menggunakan Google AdWords, hal pertama yang harus Anda pikirkan adalah memilih keyword seperti apa yang ingin Anda gunakan. Misalkan, apabila bisnis Anda adalah baju muslim, jangan hanya memilih keyword “baju muslim”. Gunakan frasa yang memiliki call to action, seperti “jual baju muslim murah.”

4.3.2. Memilih Keyword Adwords Berdasarkan Spesifikasi Lokasi

Agar mendapatkan hasil yang sesuai keinginan, maka mulailah dengan menentukan kota atau domisili, dan di lokasi mana bisnis Anda yang akan dioperasikan. Perhatikan! Fokuskan terlebih dahulu target market sesuai domisi Anda.

Terkadang, ada konsumen yang lebih memilih membeli produk karena domisili yang sama. Entah karena faktor keamanan, atapun karena lebih yakin jika berbelanja langsung ke toko Anda.

Contohnya, Anda mempunyai usaha pakaian dalam, maka Anda dapat memiliki keyword “jual pakaian dalam murah Bogor”. Sebenarnya, Anda pun bisa melakukan setting pada cakupan regional target market Anda, tetapi balik ke pembahasan sebelumnya. Masih banyak juga konsumen yang mencari keyword dengan memasukan lokasi atau domisili tertentu.

4.3.3. Memilih Keyword AdWords yang Memiliki Frase Sejenis

Tahap selanjutnya adalah memastikan keyword AdWords yang Anda pasang memiliki frase yang hampir sama dengan keyword yang Anda bidik.

Loh, bukankah hasilnya berbeda? Memang, hasilnya akan sedikit berbeda, namun hal ini lebih baik dari pada Anda berhadapan dengan para pemain besar bukan?

Contohnya, jika anda “jual wall sticker”, Anda dapat mengganti frasa kata ini dengan” jual stiker dinding”. Atau, jika Anda menggunakan keyword “jual baju kantor”, coba gunakan “jual pakaian kantor”. Untuk itu, pastikan Anda telah mempersiapkan beberapa keywords yang berfrasa mirip dan sejenis.

Itulah beberapa cara mudah untuk meningkatkan trafik website Anda. Trafik memang menjadi tujuan utama dari pemasaran online. Sumber trafik tentu tidaklah mutlak. Tergantung segmenatsi Anda dan produk Apa yang Anda jual. Ada kelebihan dan kekurangan dari setiap sumber trafik tersebut.

Tujuan utama meningkatkan trafik wesbite, sebenarnya adalah untuk memperkenalkan siapa Anda, apa produk Anda dan apa yang Anda tawarkan. Ibaratnya, bagaimana ada pembeli, jika toko Anda tidak ada yang mengetahui. Bagaimana ada penjualan jika website Anda tidak ada yang berkunjung?

Semoga bermanfaat!

6 Replies to “Meningkatkan Trafik Website dengan Digital Marketing”

  1. Hi Siti, thanks untuk artikel yang detail ini membuka wawasan saya walaupun masi bingung2.. maklum ga pernah berkutik dengan dunia blog sebelumnya ☺

Leave a Reply